Verifikasi User Deploy
Menguji user baru untuk workflow deployment.
Login ulang dengan user deploy
Setelah user deploy berhasil dibuat dan dimasukkan ke group sudo, kita belum boleh langsung menganggap semuanya selesai. Langkah berikutnya adalah menguji login ulang memakai user baru tersebut.
Tujuan lesson ini sangat penting: memastikan bahwa user deploy benar-benar bisa dipakai untuk bekerja sehari-hari, bukan hanya sekadar tercatat ada di server.
Kenapa perlu login ulang?
Karena sampai titik ini kita masih bekerja sebagai root. Kita perlu membuktikan tiga hal:
- user
deploybenar-benar bisa login lewat SSH / PuTTY, - password user
deploybenar dan tidak lupa, - user
deploybenar-benar bisa memakaisudo.
Kalau tiga hal ini lolos, berarti fondasi workflow deployment kita sudah jauh lebih aman.
Tujuan akhir lesson ini
Setelah lesson ini selesai, Anda seharusnya bisa:
- keluar dari sesi root,
- login lagi memakai user
deploydari PuTTY, - menjalankan command biasa,
- dan menguji command administratif memakai
sudo.
Persiapan sebelum login ulang
Sebelum menutup sesi root, pastikan beberapa hal ini sudah benar:
- user
deploymemang sudah dibuat, - user
deploysudah masuk groupsudo, - Anda masih ingat password user
deploy, - IP VPS dan port SSH masih sama dan sudah dicatat.
Kalau perlu, cek lagi dari sesi root:
groups deployHasil yang ideal kurang lebih seperti ini:
deploy : deploy sudoLangkah 1 — Keluar dari sesi root
Dari terminal root yang masih aktif, ketik:
exitAtau Anda bisa langsung menutup jendela terminal PuTTY tersebut. Tetapi memakai exit lebih rapi karena sesi ditutup dengan benar.
Langkah 2 — Buka PuTTY lagi
Sekarang buka kembali aplikasi PuTTY di Windows.
Di halaman awal PuTTY, isi setting sama seperti sebelumnya:
- Host Name (or IP address) = IP VPS Anda
- Port = biasanya
22atau port SSH yang Anda pakai - Connection type = SSH
Lalu klik Open.
Langkah 3 — Login memakai user deploy
Setelah terminal PuTTY terbuka, akan muncul prompt login:
login as:Ketik:
deployLalu tekan Enter.
Setelah itu akan diminta password. Masukkan password user deploy yang tadi dibuat saat lesson sebelumnya.
Ingat: saat mengetik password di terminal Linux, karakter memang tidak terlihat. Itu normal. Tetap ketik lalu tekan Enter.
Contoh login lengkap di PuTTY
login as: deploy
deploy@123.45.67.89's password:Jika password benar, Anda akan masuk ke server dan biasanya melihat prompt seperti ini:
deploy@your-server:~$Perhatikan tanda $ di akhir prompt. Ini biasanya menandakan bahwa Anda login sebagai user biasa, bukan root.
Langkah 4 — Verifikasi bahwa Anda benar-benar login sebagai deploy
Begitu berhasil masuk, jangan langsung lanjut ke pekerjaan lain. Verifikasi dulu user aktif dengan command berikut:
whoamiHasilnya harus:
deployAnda juga bisa cek lokasi home directory saat ini:
pwdBiasanya hasilnya:
/home/deployIni menunjukkan bahwa Anda benar-benar berada di environment user deploy.
Langkah 5 — Uji apakah sudo berfungsi
Ini langkah yang sangat penting. Jalankan command berikut:
sudo apt updateSistem akan meminta password. Masukkan password user deploy, bukan password root.
Kalau command ini berjalan normal, berarti user deploy berhasil memakai sudo.
Contoh hasil uji sudo yang berhasil
deploy@your-server:~$ sudo apt update
[sudo] password for deploy:
Hit:1 http://archive.ubuntu.com/ubuntu jammy InRelease
Reading package lists... DoneKalau sampai tahap ini sukses, maka user deploy sudah siap dipakai untuk workflow deployment sehari-hari.
Apa yang harus dicek setelah login deploy berhasil?
- Cek user aktif
whoami - Cek home directory
pwd - Cek group user
groupsHasil seharusnya memuat
sudo. - Test sudo
sudo apt update
Checklist sukses lesson ini
Lesson ini dianggap berhasil kalau semua poin berikut terpenuhi:
- PuTTY bisa terhubung ke VPS,
- login dengan user
deployberhasil, whoamimenghasilkandeploy,groupsmenampilkansudo,sudo apt updateberjalan normal.
Masalah umum dan cara membacanya
| Masalah | Arti Umum | Aksi Awal |
|---|---|---|
| Access denied | Password deploy salah atau user belum benar | Cek lagi password dan pastikan login as adalah deploy |
| User deploy tidak bisa login | User belum dibuat dengan benar atau shell bermasalah | Kembali login sebagai root dan cek id deploy |
| sudo: user is not in the sudoers file | User deploy belum masuk group sudo | Login sebagai root lalu tambahkan lagi ke group sudo |
| Password sudo tidak diterima | Yang diminta adalah password deploy, bukan password root | Masukkan password user deploy |
Kalau login deploy gagal, apa yang harus dilakukan?
Jangan panik. Selama Anda masih punya akses root, masalah ini masih bisa diperbaiki. Login lagi sebagai root, lalu cek:
id deploygroups deploypasswd deployKalau perlu, Anda bisa reset password user deploy dengan:
passwd deployLalu coba login ulang lagi dari PuTTY.
Kenapa lesson ini penting untuk deployment LMS?
Karena setelah ini kita ingin membangun kebiasaan yang benar: tidak selalu bekerja sebagai root. Untuk install dependency project, membuat folder aplikasi, menjalankan npm install, build project, dan mengelola proses deployment, user deploy akan jauh lebih aman dipakai.
deploy. Gunakan root hanya saat benar-benar diperlukan untuk tugas administratif tertentu.Contoh alur praktik singkat
- Login sebagai root
- Buat user deploy
- Tambahkan deploy ke sudo
exitdari root- Buka PuTTY lagi
- Login sebagai deploy
- Jalankan
whoami - Jalankan
sudo apt update
Kalau semua ini berjalan, berarti server Anda sudah siap untuk masuk ke tahap berikutnya.
Kesimpulan lesson ini
Login ulang dengan user deploy adalah langkah verifikasi penting untuk memastikan user non-root yang baru dibuat memang siap dipakai bekerja.
Begitu login deploy dan sudo berhasil, Anda sudah punya pola akses server yang lebih aman dan lebih profesional untuk melanjutkan deployment LMS.
Di lesson berikutnya, kita akan lanjut ke penataan yang lebih rapi lagi: struktur folder untuk LMS di dalam server.